-
Mood:
Sadness -
Listening to: Pearl Jam - Alive
-
Reading: KOLONI comics
-
Watching: Nothing
-
Playing: No Games
-
Eating: Instant Ramen
-
Drinking: Coffee
Sebetulnya dari awal saya mengajukan naskah Book of Days ke KOLONI, yang sebelumnya digantung gak jelas oleh penerbit sebelumnya (bahasa kasarnya, dicuekin, saya sedikit ragu. Apakah saya masih mampu untuk mengejar deadline yang gila-gilaan terlebih lagi KOLONI peraturannya ternyata beda banget dengan penerbit sebelumnya. Ditambah lagi saya terikat kontrak untuk menyelesaikan webcomic saya di www.strivearth.com. Sekarang malah sudah jalan volume 2 nya. Tapi dengan modal nekad serta semangat yang masih berapi-api, saya tetap berusaha menyelesaikan demo Book of Days...
Alhamdulillah, setelah sempat dicuekin sekitar hampir 2 bulan, akhirnya editor KOLONI memberi respon pada saya sekitar awal Februari tahun lalu. Saya sangat senang sekaligus berbunga-bunga begitu tahu bahwa saya dan grup akhirnya termasuk dalam jajaran komikus yang akan menerbitkan karyanya di MnC. Setelah bertemu, ternyata cuma sekedar teaching material dan sekedar pemberitahuan untuk memperbaiki format logline saya yang salah T__T Saya diminta datang lagi bila logline nya sudah submit dan BILA editor tertarik. Dan, pulanglah saya dengan tangan hampa...
Penantian yang lumayan panjang, sekitar 2 bulan. Awal April, editor menghubungi saya lagi dan menanyakan kapan saya bisa datang ke kantor untuk membicarakan tentang komik saya serta kalau bisa langsung tanda tangan kontrak! WOW, saya kaget, bingung, dan pusing luar biasa. Betapa tidak, belum apa-apa sudah terbayang bagaimana saya nantinya mengerjakan Book of Days, sambil tetap membuat A Present Tales of Valeshka serta tetap menjalani aktifitas saya sebagai guru Bahasa Jepang. Tapi ya itulah, semua kekhawatiran itu lenyap begitu saja berganti dengan bayangan kalau buku komik cetak KERO (Kelingking Kuroshiro)dapat muncul kembali di rak-rak toko buku Gramedia di Indonesia. Saya terima tantangan itu, dengan bermodalkan semangat KAMIKAZE (alias pasukan berani mati, wkwkwkwkwkw)saya pun mendatangi kantor MnC kembali. Surat kontrak berhasil saya dapatkan, karena waktunya sempit, editor membolehkan saya membawa surat kontrak tersebut untuk saya pelajari dulu di rumah. Alhamdulillah, nilai kontrak disesuaikan dengan hasil penjualan terakhir dari karya pertama kami, Jump Around!,tapi jujur, kekhawatiran saya terhadap tanggung jawab menyelesaikan saat itu jauh lebih besar ketimbang mengkhawatirkan payment komiknya.
Kini, sudah lebih dari 4 bulan pengerjaan, saya tetap melangkah dengan semangat yang setengah letoy, entah kenapa, saya merasa dalam perjalanan menyelesaikan komik ke 2 ini banyak banget masalah yang menghadapi. Mulai dari masalah teknis, komputer, skener, sampai pembatalan asistensi, masalah keuangan, kehilangan pekerjaan dsb.
Tapi, kalau sudah cinta, mau bilang apa? Saya tetap akan terus dan terus berusaha menyelesaikannya, walau apa pun hadangannya. Doakan saya semoga tetap konsisten.
Maaf, tanpa terjemahan, males bikinnya, hahahaha *ngeles
=Shiki Kagami dari Kelingking Kuroshiro=